Mengenal Gaya Belajar Anak – Menggambar

Menurut pengamatan saya, mas Sabiq tidak terlalu suka menggambar (atau belum suka). Mas Sabiq suka melihat gambar-gambar, tapi bila diminta utk menggambar sendiri, biasanya ia menolak. Padahal, saat ia mencoba menggambar, bagaimanapun hasilnya, saya selalu memuji dan mengapreaiasinya.
Mas Sabiq selalu minta saya utk menggambar mobil favoritnya, bila diminta menggambar sendiri, ia sudah yakin bahwa gambarnya akan jelek. Sehingga walaupun ia sudah menggambar, saya tetap akan diminta menggambar lagi.

Begitu juga dengan mewarnai. Mas Sabiq selalu mewarnai penuh 1 halaman dengan 1 warna. Biasanya saya akan memujinya, tapi kemudian memberi tau agar ia mencoba mewarnai gambar tanpa melewati garis. Tapi mas Sabiq selalu bilang, “gpp, gini aja..” 😅 saya pun membiarkan, karena tidak mau membatasi atau mengatur kreatifitasnya.

Visual: belajar membuat gambar, menirukan bentuk

Auditori: belajar memahami instruksi. Belajar berkomunikasi saat minta tolong, atau saat mempertahankan pendapatnya.

Kinestetik: –

#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP

Mengenal Gaya Belajar Anak – Jagoan Muslim


Banyaknya jagoan-jagoan yg dikenal anak-anak melalui media mengharuskan kami mengenalkan pula jagoan muslim baik melalui media buku, cerita langsung, maupun baju.

Mas Sabiq senang sekali dengan cerita jagoan-jagoan. Senang main silat-silatan sama Abi nya. Maka kami mngarahkannya dengan sering menceritakan pahlawan-pahlawan muslim. Sehingga selain mengenal superman, batman, dkk ia juga mengidolakan Sa’ad bin Abi Waqqash, Amr bin Al Ash, Salahuddin Al Ayyubi, Thariq bin Ziyad, dll.

Sampai kmrn, terjadi AHA moment yg buat Ummi bangga. Selama ini mas Sabiq senang sekali dengam hadiah kartu 3d yg kalo di scan pake aplikasi di Hp, tokoh nya bisa muncul. Tapi biasanya kartu tsb berupa tokoh kartun seperti boboiboy. Nah, kmrn mas Sabiq bilang “aku punya ide… Gimana kalo kartu 3d nya (gambarnya) jagoan muslim” wah, iya.. bener juga. Saya pribadi blom pernah tau kalo ada kartu seperti ini. Pasti bagus utk mengenalkan pahlawan-pahlawan muslim kepada anak-anak. Rencananya ini saya tindak lanjuti dengan menanyakannya pada pakde nya anak-anak yg tau tng programing

Visual: mengenal kehebatan islam melalui buku cerita bergambar

Auditori: memahami sejarah islam melalui cerita lisan

Kinestetik: menggerakkan tubuh utk bermain silat bersama Abi

#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP

Mengenal Gaya Belajar Anak – Cooking Time

Mas Sabiq suka sekali kalo diajak memasak bersama. Terutama masak camilan kesukaannya seperti jelly atau pancake. Mas Sabiq selalu ingin terlibat dengan membantu menuang tepung, mencampur bahan-bahan, bahkan sampai ingin ikut mengaduk diatas kompor. Sayangnya desain dapur kami tidak memungkinkan anak-anak terlalu terlibat sampai masak diatas kompor.
Sedangkan Aufa, biasanya semangat membantu di awal, ikut-ikutan apa yg dilakukan masnya, tapi kemudian sibuk main sendiri.

Visual: walaupun belum bisa membaca, mas Sabiq tau dimana instruksi membuat jelly dilihat, dan meminta ummi utk membacakan. 

Auditori: memahami instruksi ummi secara lisan, untuk menakar bahan, menuang, hingga mencampur bahan-bahan

Kinestetik: menyentuh langsung tekstur bahan-bahan. Memptaktekkan secara langsung apa yg sudah tertulis di resep.

#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP

Mengenal Gaya Belajar Anak – Menonton Video


Saat menonton video yg terdapat musik di dalamnya, Sabiq dan Aufa cenderung berdiri dan bergerak mengikuti irama musik. Awalnya selalu seperti itu pada soundtrack kartun favoritnya, sehingga ia menirukan gerakan tokohnya. Namun, sekarang saat Sabiq mendengar musik, dia akan otomatis joget dimanapun 😅 sambil berusaha menirukan liriknya.
Visual: belajar menirukan gerakan dan ekspresi yg dilihat di video

Auditori: belajar menirukan kata-kata yg di dengar melalui video. Biasanya Sabiq akan menirukan mirip begitu juga dengan intonasinya

Kinestetik: bergerak, menari

#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP

Mengenal Gaya Belajar Anak – Membuat Layang-layang

Sebelumnya, mas Sabiq dan Aufa tidak pernah dikenalkan dengan cara membuat layang-layang. Hanya tau layang-layang yg diterbangkan oleh sepupu dan hanya melihat dr jauh.

Liburan kali ini, Abi ditodong sama keponakan utk membuatkan layang-layang. Mumpung sedang liburan di rumah Uti dan Kung, Abi akhirnya membuatkan layang-layang dengan ukuran yg besar. Mas Sabiq dan Aufa tidak tertarik utk membantu, hanya terus menanyakan sudah jadi atau belum. Kata Abi biar saja utk awal melihat dulu agar tertarik, lain kali mungkin lebih mau terlibat. Setelah layang-layang punya keponakan jadi, mas Sabiq minta dibuatkan layang-layang bentuk batman dan Abi nya menyanggupi. Kemudian Sabiq dan Aufa sama-sama melihat bagaimana layang-layang besar diterbangkan oleh Abi dan sepupu dan mendapt sedikit penjelasan kenapa layang-layang bisa terbang.

Visual: melihat secara langsung cara membuat layang-layang

Auditori: mendengarkan percakapan antara Abi dan sepupunya, sehingga banyak istilah maupun kosakata baru yg dikenal.
Mendengarkan penjelasan kenapa layang-layang bisa terbang.

Kinestetik: menyentuh bambu, benang, dan plastik utk membuat layang-layang

#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP

Mengenal Gaya Belajar Anak – Berenang

Liburan panjang kali ini anak-anak berenang bersama Abi di jambooland waterpark. Pengalaman berenang sebelumnya mas Sabiq sudah terbiasa dan menyukai kegiatan main air ini. Sedangkan Aufa masih ada takut-takutnya

Nah, kmrn Alhamdulillah Sabiq dan Aufa terlihat sekali menikmati berenang bersama Abi. Setelah 2 bulan ini Abi sering kerja lembur dan pulang malam. Terlihat sekali bagaimana anak-anak ingin menghabiskan banyak waktu untuk bermain bersama Abi nya.

Saat berenang kmrn Sabiq belajar utk masukkan kepala kedalam air (sebelumnya g pernah mau). Sedangkan Aufa belajar berani melompat dr pinggir kolam ke arah Abi nya.

Meskipun cuaca sangat panas, tapi mereka sangat senang 😍

Visual: mengenal binatang dr bbrp patung yg ada di waterpark.
Mengenalkan konsep air yg tumpah dr ember raksasa dengam melihat prakteknya langsung

Auditori: memahami instruksi Abi untuk lompat, atau diam di pinggir kolam sambil menunggu Abi

Kinestetik: membiasakan dengan kegiatan berenang, sehingga bisa melatihnya menyukai aktivitas olah raga. 

#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP

Mengenal Gaya Belajar Anak – Bermain Sendiri


Saat di rumah, kami lebih sering bertiga saja. Saya, Sabiq, dan Aufa. Alhamdulillah anak-anak terbiasa utk main sendiri saat saya harus menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

Sabiq, lebih senang main sesuatu yg dimainkannya seperti wayang. Misalnya main mobil2an atau robot. Dia akan bercerita (ngomong sendiri) sambil menjalankan mainannya. Saat berkegiatan Sabiq juga selalu terlihat sering bicara sendiri. Misalnya saat menggunting kertas, Sabiq bukan anak yg fokus menyelesaikan guntingannya hingga selesai, tapi dipertengahan menggunting Sabiq bisa saja tiba2 menyampaikan apa yg ada di pikirannya dan menghentikan keg mengguntingnya. Kadang bisa lupa juga sama guntingannya dan berpindah ke hal lain.

Aufa, belum terlalu terlihat bagaimana ia bermain. Meskipun tidak sevokal kakaknya, tapi gaya main Aufa sepertinya juga mengikuti mas Sabiq. Tiap main sendiri, pasti sambil ngomong sendiri. 

Visual: –

Auditori: bermain sambil bicara pada diri sendiri

Kinestetik: bermain lebih sering sambil bergerak tidak duduk manis dan fokus

#tantangan10hari
#level4
#gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP