Keterbatasan

Semua orang memiliki keterbatasan dan saya menyadari keterbatasan saya sebagai seorang wanita. Bukan bermaksud untuk melemahkan wanita, bukan bermaksud meniadakan kerjakeras kartini, bukan bermaksud untuk menutup mimpi. Tetapi wanita memang diciptakan dengan keterbatasan tertentu. Yang saya lakukan sekarang adalah menerima keterbatasan itu dan mencari jalan agar tetap bahagia dengan keterbatasan itu. Karena keterbatasan itu diciptakan Allah untuk melindungi saya, melindungi wanita. Jadi, saya yakin itu memang pilihan terbaik yang akan saya jalani.

Itu adalah tulisan saya yang tersimpan di draft message hp, yang saya tulis entah kapan. Namun, hari ini kalimat simple dari teman saya via DM di account twitter saya yg berbunyi “Ayoo ke bandung..hikzz..” membuat saya menangis di atas meja kerja di tengah kesibukan kerja saya.

Kenapa?

Pertanyaan simple yang membutuhkan banyak jawaban.

Kenapa saya menangis? Kenapa saya tidak bisa melakukan sesuatu yang saya inginkan? Kenapa saya tidak bisa membebaskan hati saya untuk mengikuti keinginan saya? Kenapa harus ada keterbatasan yang membelenggu saya? Kenapa?

Masalah ini, saya yakin, tidak dipahami oleh semua orang. Tidak dipahami oleh semua wanita. Tetapi, masalah ini menyebabkan pergolakan yang luar biasa dalam diri saya.

Ingin menuliskan, kenapa ini menyebabkan pergolakan dalam diri saya, namun kemudian saya sadar, saya pun tidak dapat menjelaskannya, tidak tau bagaimana menuliskannya. Yang bisa saya tuliskan hanyalah,

“Ini sebuah kodrat wanita. Wanita muslimah yang sebenar-benarnya (mungkin?)”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s